Rio Ferdinand Resmi Pensiun Dari Karir Sepakbola

<> at Loftus Road on August 30, 2014 in London, England.

Mantan pemain Setan Merah, Rio Ferdinand resmi mengatakan untuk pensiun dari dunia sepakbola.Tempat perlabuhan terakhir bagi bek Inggris ini adalah di Queens Park Rangers.Setelah kontraknya dengan klub London tersebut habis, Ferdinand memilih gantung sepatu.

Durasi kontrak yang diberikan kepada Ferdinand hanya setahun oleh QPR dan setelah klub itu terdegradasi, bek 36 tahun itu beserta sejumlah pemain The Hoops lainnya memutuskan untuk hengkang. Di musim terakhirnya sebagai pemain profesional, Ferdinand cuma tampil 12 kali untuk QPR karena terus dibebat cedera sepanjang musim.

Alhasil Ferdinand pun merasa fisiknya sudah tidak kuat lagi untuk bermain rutin dan dia memutuskan untuk pensiun dari dunia yang sudah membesarkan namanya itu, setelah berkarier selama dua dekade.

“Saat masih berumur 12 tahun dan bermain bola di sekitar Friary Estate di Peckham, saya tidak pernah bermimpi bahwa saya bisa bermain untuk klub masa kecil saya, West Ham, menjadi kapten Leeds United, memenangi Liga Champions bersama Manchester United, atau kembali dilatih manajer pertama saya, Harry Redknapp, di Queens Park Rangers,” ujar Ferdinand di Soccerway.

“Saya selalu mengingat-ingat 81 caps bersama timnas Inggris dengan kebanggaan tinggi. Semua itu akan saya ingat sepanjang hidup saya,” sambungnya.

“Memenangi 13 trofi selama berkarier di Manchester United sudah memenuhi segala impian saya dalam sepakbola. Dari seorang anak muda hingga saat ini, itu yang akan saya ingat-ingat.”

Ferdinand memulai karier profesionalnya bersama West Ham United pada musim 1995/1996, lalu namanya mulai naik saat dibeli Leeds United pada musim 2000/2001. Cuma dua musim bermain di sana, Ferdinand menjadi bek termahal sepanjang sejarah sepakbola Inggris saat dibeli MU pada musim 2002/2003 dengan banderol 30 juta poundsterling.

Ferdinand mencapai puncak kariernya bersama ‘Setan Merah’ dengan torehan 19 gelar dengan paling bergengsi adalah enam trofi Premier League dan satu trofi Liga Champions. Musim lalu dia memutuskan pergi dari MU dan gabung ke QPR. Total Ferdinand mengumpulkan 514 penampilan di Premier League dengan sumbangan 11 gol.

Kariernya di timnas Inggris dimulai tahun 1997 hingga 2011 dengan total 81 caps, sebelum berhenti karena kasus pelecehan rasial yang menimpa sang adik, Anton Ferdinand, dengan terdakwa saat itu duet Ferdinand di lini belakang The Three Lions, John Terry.

“Tanpa seorang pria Jenius seperti Sir Alex Ferguson, maka semua ini tidak akan mungkin terjadi. Dia pantas mendapat sanjungan tinggi dari saya karena dialah yang membuat saya menjadi seorang pria sejati, tidak hanya seorang pesepakbola. Menurut saya dia akan selalu jadi manajer terhebat dalam sejarah sepakbola Britania Raya,” demikian Ferdinand.

Kekeceawaan Lampard Tak Bisa Ikuti Gaya Gerrard

0000228204

Hengkang dari Chelsea dan melawat ke New York City, dan kini menjadi status pemain pinjaman di Manchester City ia adalah Frank Lampard.Mantan kapten Chelsea ini mulai angkat bicara tentang kepergian Steven Gerrard meninggalkan English Premier League musim depan.

Frank Lampard mengisyaratkan kekecewaannya karena tak bisa mengikuti langkah Steven Gerrard yang bisa melakukan seremoni perpisahan dengan layak pada Liverpool dan para fansnya di Stadion Anfield.

Gerrard mendapatkan gelar Guard of Honour pada laga Liverpool kontra Crystal Palace, Sabtu (16/05). Ia juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan plus Lap of Honour. Sebab, laga itu menjadi laga terakhirnya bersama The Reds di Anfield. Ia akan meninggalkan klub Merseyside itu di akhir musim ini menurut Sbobet .

Sementara itu Lampard sudah hengkang dari Chelsea, klub yang ia bela sejak tahun 2001, di akhir musim lalu. Namun, tak ada seremoni seperti layaknya Gerrard. Gelandang 36 tahun itu pun akhinya mengungkapkan bahwa ia merasa sedih tak bisa mengucapkan salam perpisahan secara layak pada para pendukung The Blues.

“Saya hengkang melalui pintu belakang di akhir musim lalu. Saya tentu lebih memilih untuk angkat kaki dari pintu depan,” tutur Lampard seperti dilansir Daily Mail.

“Sebenarnya hal itu bisa menjadi momen yang menyenangkan. Kepergian itu mungkin merupakan hal yang egois. Saya ingin melakukannya di akhir pertandingan terakhir saya. Tapi tak seperti itu cara sepakbola bekerja. Anda tak bisa menunjuk dan memilih segalanya untuk bisa berakhir sempurna,” keluh pemain New York City FC ini.

Sedangkan Gerrard akan memainkan laga terakhirnya di Anfield ketika timnya menjamu Crystal Palace akhir pekan ini, sebelum ia menutup 17 tahun karirnya bersama tim Merseyside untuk pergi ke Amerika Serikat dan membela LA Galaxy.

“Saya merasa seperti itu ketika ada banyak pemain yang pergi dari klub. Tidak ada yang merasa lebih buruk daripada suporter, ketika anda mencintai klub. Namun hal tersebut selalu jadi faktor yang bagus. Klub ini terlalu besar untuk tidak bisa bangkit lagi. Ini mungkin takkan terjadi dalam waktu yang singkat, namun siapa tahu? Saya berharap demikian,” jelas Gerrard pada The Mirror.

Menurunnya Peforma Bale Dikarenakan Tidak Diberikan Operan Bola

balefrustrasigetty300

Kritikan keras mulai bermasukan untuk Gareth Bale. Bukan hanya di atas lapangan komentar juga dilontarkan ke berbagai sosial media untuk dirinya.Pemain termahal di dunia ini menjadi sorotan publik dikarenakan,Bale dituduh tidak memberikan kontribusi bagi Real Madrid.

Gelombang kritik deras mendatangi Gareth Bale dari dua pertandingan terakhirnya bersama Real Madrid. Penampilan buruk Bale diklaim terjadi karena pemain Real Madrid menolak memberikan bola padanya.

Bale disebut ‘menghilang di atas lapangan’ saat Madrid menelan kekalahan 1-2 di tangan Juventus pada leg pertama babak semifinal Liga Champions. Mantan pemain Tottenham Hostpur itu memang nyaris tidak berkontribusi apapun di Turin setelah selama 86 menit di tas lapangan hanya melepaskan satu tembakan, menyentuh bola sebanyak 32 kali, hanya melepaskan 18 operan, dan nihil mengreasikan peluang.

Carlo Ancelotti menyebut buruknya penampilan Bale karena dipengaruhi cedera yang baru tuntas dia derita. Tapi menurut agennya, Jonathan Barnett, Bale jeblok karena dia jarang sekali dioper bola oleh rekannya.

“Kami diyakinkan dengan statistik ini dan itulah yang terjadi selama ini. Itu menunjukkan kalau orang-orang (pundit dan pengritik) tidak tahu apa yang sebenarnya mereka bicarakan saat mengritik Gareth, mereka tidak melihatnya dengan lengkap,” sahut Barnett dalam wawancaranya dengan Telegraph.

Statistik yang diutarakan Barnett adalah angka-angka yang menunjukkan bahwa Bale di Liga Champions sepanjang musim ini rata-rata berlari 113 meter per menit namun cuma 19 kali melepaskan umpan. Sementara Cristiano Ronaldo yang berlari 101 meter setiap menit punya kontribusi lebih besar.

“Real harus bekerja bersama Gareth dan memberinya lebih banyak bola. Memberinya lebih banyak bola dia biarkan dia menunjukkan pada setiap orang seberapa hebat dia. Dia akan menjadi pemain terbaik di Real Madrid saat rekan-rekannya mau bekerjasama dengannya dan membantunya. Semog Real bisa melakukan ini.”

“Saya sangat kecewa dengan pundit profesional yang tidak memahami faktanya. Daripada mengkritik, mereka seharusnya melihat lebih teliti lagi karena itu terlihat jelas jika Anda menyaksikan pertandingannya,” seru Barnett.

Ini bukan kali pertama Bale punya masalah dengan rekan-rekannya. Di awal 2015 dia sempat dapat kritik dari suporter Madrid karena dianggap terlalu egois. Tudingan tersebut muncul akibat Bale memutuskan melepaskan tembakan dan bukan mengumpan pada Ronaldo atau Karim Benzema yang berdiri bebas. El Real kalah 1-2 dari Valencia ketika itu, yang sekaligus memutus rangkaian kemenangan beruntun mereka yang sudah sampai angka 22.

Pindah Ke Bayern, Messi Sebut Sudah Tidak Ada Hubungan dengan Guardiola

messi-tak-lagi-berhubungan-dengan-guardiola-VUR9cP99ac

Pemain terbaik dunia 4 kali beturut Lionel Messi, telah mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak lagi berhubungan dengan mantan pelatihnya dulu Joseph Guardiola yang kini harus menjadi pimpinan di Bayern Munchen.

Menurut La Pulga –julukan Messi- semenjak Pep meninggalkan El Barca pada 2012, keduanya jarang sekali melakukan kontak.

Namun, peraih empat trofi Ballon d’Or itu memuji Pep sebagai pelatih yang berjasa dalam meningkatkan kariernya. Bahkan Messi mengaku karier sepakbolanya melesat pesat ketika mulai dilatih Guardiola pada 2008.

Ketika berkolaborasi selama empat tahun di Blaugrana, keduanya berhasil menorehkan 14 trofi domestik maupun kontinental. Mulai dari trofi La Liga, Copa del Rey, Super Copa de Espana, Liga Champions, European Super Cup dan Piala Dunia Antarklub berhasil diraih.

Keduanya bakal unjuk kebolehan ketika Barca menjamu Bayern dalam leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis 7 Mei 2015 dini hari WIB. Tentu masa-masa indah yang dirajut keduanya saat masih berkolaborasi harus dibuang jauh-jauh jika ingin meraih hasil optimal di laga nanti.

“Kami memiliki masa yang luar biasa ketika Pep di sini. Kami memenangi banyak gelar dan saya tumbuh bersamanya. Masa itu merupakan di saat saya tumbuh sebagai pesepakbola yang sebenarnya,” jelas Messi seperti mengutip Goal, Rabu (6/5/2015).

“Kami memilki hubungan yang luar biasa ketika ia di sini. Saya melihat ia beberapa kali semenjak ia pergi. Namun, saya tidak memiliki hubungan sama sekali dengannya saat ini,” urai Messi kepada situs Ibcbet .

Sekadar mengingatkan, Blaugrana –julukan Barcelona- meraih hasil minor saat dihempaskan Bayern dengan agregat 7-0. Saat itu, El Barca secara mengejutkan dihancurkan Die Roten di Allianz Arena dengan skor 4-0. Saat gantian menjamu Raksasa Bavaria, Xavi Hernandez dan kawan-kawan takluk 3-0.

“Ini merupakan partai penting karena sudah memasuki fase semifinal. Kami ingat pertandingan dua tahun lalu. Namun, kondisinya sudah sangat berbeda,” jelas Messi seperti mengutip Goal, Rabu (6/5/2015).

“Saya tidak tahu siapa yang lebih favorit. Kedua tim memiliki pemain hebat. Tentu, penting bagi kami meraih hasil bagus di kandang. Kami selalu ingin menang dan kami ingin berlaga di leg kedua dengan hasil baik,” urainya.