Jika Kembali Ke EPL,Suarez Hanya Ingin Gabung Liverpool

Suarez

Pemain asal Uruguay Luis Suarez,tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Anfield Stadium.Meskipun saat ini Suarez berseragam Barcelona,tetapi dirinya tidak mau menyangkal bahwa suatu hari nanti dia akan kembali bermain bersama Liverpool di English Premier League.

Dicatat Oleh User Sbobet , Perjalanan Suarez bersama Barcelona sebenarnya tidak mengecewakan. Dia langsung meraih tiga gelar sekaligus pada musim 2014-2015.Luis Suarez juga mengalami musim baik bersama dengan klubnya saat ini. Bagaimana tidak, sampai pertengahan musim 2015-2016, dirinya sudah mencetak 18 gol untuk Barcelona di ajang La Liga.Lihat selengkapnya di http://usersbobet.com .

Prestasi tersebut mengantarkan Blaugrana kembali ke puncak klasemen La Liga. Mereka berhasil menduduki posisi puncak karena memiliki poin yang sama dengan Atletico Madrid namun memiliki keunggulan selisih gol.

Akan tetapi, pemain berkebangsaan Uruguay itu sudah menyimpan opsi andai manajemen La Blaugrana melegonya.

Meski bahagia dan mampu berprestasi di Barca, pemain Timnas Uruguay tersebut mengaku rindu dengan mantan klubnya, Liverpool. Menurutnya Liverpool selalu membuat dirinya kangen dengan tanah inggris.

“Anda tidak pernah mengetahui apa yang terjadi pada masa depan. Apabila kembali ke Inggris, aku tidak akan pernah bermain untuk klub selain Liverpool,” kata Suarez.

Bukan tanpa alasan Suarez memendam hasrat pulang ke Anfield. Suporter The Reds selalu memberikan dukungan meskipun Suarez kerap menciptakan kontroversi.

Saat berkarier di Inggris, Suarez sempat terlibat insiden gigitan terhadap Branislav Ivanovic dan kasus rasialis dengan Patrice Evra.

“Setiap pemain yang bermain untuk Liverpool melihat suporter sebagai hal terpenting. Aku merindukan mereka. Mereka juga meyadari bahwa mereka masih ada di hatiku,” tutur dia.

Suarez sendiri menutup kariernya di Inggris dengan meraih gelar pencetak gol terbanyak Premier League 2013-2014.

Tugas Mancini Di Turin Sangat Berat

Mancini

Mantan pelatih Manchester City,Roberto Mancini kini harus menyelesaikan tugasnya yang berat saat harus bertanding di markas sang rival Juventus,Juventus Stadium.Selain harus menghentikan langkah Si Nyonya Tua,Roberto Mancini juga harus mengakhiri kekalahan yang diraih oleh Inter Milan yang mengakibatkan mendapatkan hasil kurang maksimal.

Mancini tengah mengalami situasi tak mengenakkan belakangan ini setelah menurunnya penampilan Inter. Mereka hanya menang tiga kali dari delapan pertandingan terakhirnya, yang membuat mereka tergeser dari puncak klasemen dan kini ada di posisi keempat klasemen, selisih enam angka dari Napoli di puncak,Seperti yang dilansir Agen Judi Online.

Belum tuntas permasalahan tersebut, Mancini harus dihadapkan pada tugas berat tengah pekan ini kala Inter harus melawat ke markas Juventus pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis (28/1/2016) dinihari WIB besok.

Pasalnya Juve kini justru dalam tren bagus usai start buruk mereka di awal musim. Sebelas kemenangan beruntun didapat dari situs agen bola online yang membuat Bianconeri kini duduk di posisi kedua klasemen.

Inter mau tak mau harus bisa menahan laju “Si Nyonya Besar” itu. Karena hanya kemenangan yang bisa mengembalikan kepercayaan diri para pemain demi memperbaiki posisi di klasemen saat ini. Kemenangan juga akan memuluskan langkah Inter ke final mengingat mereka akan jadi tuan rumah di leg kedua 1 Maret mendatang.

“Sayangnya ada beberapa kesempatan di mana segalanya tidak berjalan baik untuk Anda dan itu bukan karena para pemain tampil buruk,” ujar Mancini kepada Inter Channel.

“Kami berlari kencang di awal musim ini. Beberapa tim justru kesulitan dan kini kami sedikit mengalami masalah,” sambungnya.

“Mari kita coba untuk segera keluar dari periode ini secepatnya dan menorehkan rentetan kemenangan untuk membawa kami menapak naik klasemen. Kami harus tetap tenang karena kami bisa melakukan itu.”

“Anda pastinya akan bertemu tim-tim kuat ketika sudah mencapai semifinal. Laga ini bakal berjalan lebih dari 180 menit, jadi kami harus tampil sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil bagus di leg pertama dan punya peluang lolos ke final di leg kedua,” tutup Mancini.