Fungsi John Stones Bagi Chelsea

JohnStone

Salah satu talenta terbaik di Inggris saat ini melekat pada bek belia Everton.
Nama yang kurang akrab di telinga kita sampai Jose Mourinho mengatakan
bahwa dia harus merekrutnya ke Chelsea. Dia adalah John Stones.

Jose Mourinho mengonfirmasikan bahwa Chelsea telah membuat penawaran
untuk bek Everton, John Stones pada bursa transfer musim panas ini. Jika proses
berjalan lancar, maka mereka akan mencatatkan salah satu pembelian terbaik
tahun ini. Stones mungkin tidak akan langsung membuat penampilan sensasional
musim depan, tapi jelas dia adalah salah satu potensi terbaik Inggris saat ini.

John Stones adalah jaminan mutu dan kualitas. Sejak beberapa tahun lalu, ia
dikenal akan penampilan apiknya. Kini ia baru berumur 21, dan menjadi pemain
favorit bagi penggemar tim nasional Inggris, mantan pemain, dan para pandit
karena potensinya untuk menjaga lini pertahanan The Three Lions.

Bek muda ini memiliki kemampuan bertahan yang juga didukung oleh kecepatan
berlari dan kemampuan membawa bola yang baik. Ia merepresentasikan sosok
bek tengah modern, yang memang menjadi favorit Chelsea. Chelsea beralih dari
tim yang melakukan pendekatan fisik pada masa bakti Mourinho yang pertama,
menjadi tim yang lebih sering bermain melebar dan mampu bertransisi dengan
cepat. Jones adalah sosok yang tepat untuk sistem seperti itu.

The Blues memang memiliki salah satu duet bek tengah tersolid di Premier
League dengan Gary Cahill adn John Terry. Namun, mereka memiliki satu
kelemahan: kecepatan untuk kembali ke posisinya. Mourinho memang tidak suka
memasang high defensive line, tapi skema permainan terbaik Chelsea sering
mengharuskan pemainnya untuk menekan lawan hingga lapisan paling dalam,
yang berarti pemain bertahan mereka harus menekan ruang yang dibuat oleh
gelandang bertahan, Nemanja Matic sesempit dan seminim mungkin.

Dalam cerita tersebut, Cahill dan Terry rawan sekali ditaklukan oleh skema
serangan balik jika rekan setimnya tidak bisa kembali mendapatkan penguasaan
bola, atau mereka kehilangan bola di daerah pertahanan mereka sendiri. Gol
Sadio Mane saat Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Southampton merupakan
contoh nyatanya.

Stones mungkin saja belum menyamai kualitas Terry saat ini, tapi ia punya
kapasitas untuk menghentikan situasi seperti itu atau menutup celah yang
berpotensi untuk membuat skenario seperti itu. Dibandingkan Cahill, bek muda
Everton itu jauh lebih piawai dalam membawa bola dan memiliki kemampuan
untuk kembali pada posisi bertahan dengan efektif. Ia juga dikenal mempunyai
akurasi umpan yang apik, sehingga bisa sangat berguna ketika Chelsea ingin
membangun serangan dari bawah dan berhadapan dengan bek yang menerapkan
penjagaan ekstra ketat.

Di usia 21 tahun, ia merupakan sosok bek ideal untuk Chelsea yang gemar
bermain taktis. Stones telah menunjukkan kematangannya tahun lalu, dan mampu
menarik minat Roy Hudgson untuk membawanya menuju skuat senior Inggris.
Sejauh ini, ia baru mencatatkan empat penampilan bersama tim nasional senior,
namun rasanya tinggal menunggu waktu saja untuk menyaksikan Stones menjadi
langganan The Three Lions.

Jika Mourinho serius untuk memboyong darah muda ini ke dalam skuat Chelsea,
maka kedatangan Stones akan menjadi pembelian cerdas. Setidaknya jika John
Terry gantung sepatu di masa depan, mereka tidak harus putar otak untuk
mencari pengganti yang sepadan, karena sudah ada Stones yang akan menjadi
pengganti terbaiknya.

Ronaldo Akan Segera Pergi Dari Bernabeu

ronaldo

Santos Marquez, Agen Iker Casillas percaya jika mega bintang Real Madrid saat ini, Cristiano Ronaldo, akan segera memutuskan pergi dari Estadio Santiago Bernabeu dalam waktu dekat. Menurutnya, hal tersebut sudah sedikit terlihat bagaimana dengan mudahnya Ronaldo menjual hak imej kepada perusahaan Mint Media, yang tidak lain adalah perusahaan milik Presiden Valencia, Peter Lim. Valencia adalah rival yang cukup menyulitkan Madrid di kompetisi tertinggi Liga Spanyol.

Ronaldo sebenarnya masih memiliki kontrak hingga 2018 mendatang dengan Madrid. Namun, pertanyaan pun mencuat ketika pada tanggal 29 Juni lalu ia menandatangani kontrak kerja sama dengan Mint Media.

“Suatu hari Perez harus menjelaskan mengapa Cristiano bekerja untuk perusahaan di luar Real Madrid, terlebih ke perusahaan yang secara tidak langsung merupakan penopang dari sebuah klub di La Liga,” ujar Marquez kepada harian AS.

“Bayangkan jika Cristiano menghasilkan uang senilai 40 juta Euro dan memberikannya kepada Peter Lim, pemilik Valencia. Uang Itu akan berakhir di kas Valencia dan itu adalah hal yang menyedihkan. Akankah seseorang berbicara dan bertanya kepada Florentino kenapa Cristiano menjual imejnya kepada Peter Lim?” imbuhnya.

Ia melanjutkan jika kondisi seperti ini bukanlah kondisi yang normal untuk Real Madrid. “Itu tidak normal, itu mengindikasikan Cristiano berencana untuk meninggalkan Madrid, walaupun Ronaldo tidak melakukannya secara langsung, tapi sedikit demi sedikit Ronaldo sudah melakukannya.

Ronaldo memang mempunyai kesepakatan kerja sama dengan pihak Mint Media selama enam tahun ke depan. Dalam kontraknya, pihak Mint Media berhak atas semua hak imejnya selama 6 tahun ke depan, kecuali kepemilikian Madrid atas pemain tim nasional Portugal tersebut.

Keuntungan besar dari hasil kerja sama dengan Ronaldo pasti bakal dikantongi oleh Mint Media yang kemudian memberikannya kepada Peter Lim. Diperkirakan, Lim bakal menggunakan uang yang didapat tersebut untuk merombak skuat Valencia sehingga mampu bersaing atau bahkan dengan dua raksasa Spanyol lainnya.

Hal itu secara tidak sengaja akan menjadi Ronaldo membantu Valencia untuk mengalahkan Madrid di pentas La Liga.

Ucapan Dan Tangisan Buffon Untuk Pirlo

pirlogetty

Gelandang veteran milik Juventus, Andrea Pirlo sudah dipastikan berganti kostum musim depan.Pemain asal Italia ini resmi bergabung dengan klub barunya di Amerika Serikat yaitu New York City.

Tak ketinggalan, Kiper sekaligus kapten Bianconerri Gianluigi Buffon juga menuliskan salam perpisahan kepada sahabatnya yang akan mencoba tantangan baru di benua Amerika.Buffon mendoakan Pirlo sukses dalam petualangan barunya di Amerika Serikat.

Setelah empat musim yang penuh kesuksesan bersama Juve, Pirlo pergi pada musim panas ini. Gelandang veteran berusia 36 tahun itu menerima tawaran untuk bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), New York City FC.

“Mereka menggunakan kata-kata yang berbeda untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu dan mendoakan kamu meraih banyak kemenangan lainnya. Aku ingin memakai satu kata yang menyatukan kehidupan yang kita jalani bersama: Teman,” tulis Buffon di akun Twitter-nya.

“Semoga sukses, temanku. Semoga kamu sukses di masa sekarang dan masa mendatang.

“Terima kasih untuk masa lalu yang kita lewati bersama. Terima kasih untuk waktu-waktu riang yang kita habiskan bersama.

“Terima kasih untuk air mata bahagia dan kesedihan yang kita teteskan, saling mendukung satu sama lain,” kata Buffon.

Seperti diketahui, Pirlo hangkang dari skuad Juve usai memutuskan tak memperpanjang masa baktinya di J-Stadium. Eks pilar AC Milan itu pun bakal melanjutkan karier profesionalnya di Mayor League Soccer (MLS) bersama New York City FC pada musim depan.

Selama membela Juve, Pirlo tampil 164 kali dengan mencetak 19 gol dan 38 assist. Dia meraih empat scudetto, satu gelar Coppa Italia, dan dua gelar Piala Super Italia bersama Bianconeri.

“Terima kasih telah mengajarkan kepadaku bahwa di dunia olahraga kadang-kadang orang bisa mewujudkan hal-hal yang tampak mustahil,” kata Buffon.

Hummels menolak, Lloris Main Mata dengan Setan Merah

French goalkeeper and team captain Hugo Lloris gives a press conference on June 6, 2015 at the Stade-de-France stadium in Saint-Denis, outside Paris, on the eve of the friendly football match betweem France and Belgium. AFP PHOTO / LOIC VENANCE

 

Harapan Manchester united untuk menggaet kapten Borrusia Dortmund, Mats Hummels tampaknya akan berakhir sedih. Karena sang pemain diyakini akan tetap bertahan di Signal Iduna Park.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc. Pria berusia 52 tahun itu juga mengatakan bahwa Hummels setidaknya akan tetap berkostum Die Borussen pada musim depan. Sederet klub top Eropa berhak mendekatinya, tapi untuk bertahan di Dortmund merupakan bukti bahwa Hummels sudah memutuskan masa depannya dan sekaligus mengakhiri spekulasi tentang masa depannya.

Bukan rahasia, Setan Merah begitu gencar menggoda Hummels belakangan ini. Rapuhnya lini pertahanan United pasca-kepergian Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand, membuat klub asal kota industri itu mencari sosok tangguh untuk menggantikan peran keduanya. United dianggap membutuhkan sosok Hummels sebagai pemimpin di lini belakang yang mampu memberikan intruksi-intruksi kepada bek muda United seperti Tyler Blackett.

Nama Hummels pun masuk daftar belanja klub dengan koleksi 20 gelar Premier League tersebut. Dana berlimpah bahkan telah disiapkan manajemen United demi melabuhkan Hummels di Teater Impian. Sayang, semuanya tinggal-lah impian menyusul janji Hummels untuk tetap setia membela Dortmund.Laporan terkini dari Sbobet Casino .

Disatu sisi, Kiper utama Tottenham Hotspur, Hugo Lloris seolah bermain mata dengan United, sinyal bahwa dirinya juga tertarik untuk berkostum Manchester United. Lloris mengatakan bahwa ingin bermain di panggung Liga Champions musim depan, yang faktanya hal ini bisa diwujudkan bersama United. The Red Devils akan memulai kompetesi Liga Champions dari babak Playoff.

Hal ini diutarakannya di tengah spekulasi yang mengaitkannya dengan pengoleksi 20 gelar Premier League, Manchester United. Baru-baru ini, Setan Merah dilaporkan tertarik mendapatkan tanda tangan kiper Internasional Prancis tersebut. Lloris dinilai layak sebagai pengganti kiper utama United David De Gea yang terus dikaitkan dengan Real Madrid. De Gea diperkirakan akan menerima pinangan raksasa La Liga, Real Madrid pada jendela transfer musim panas 2015.

Keinginan Lloris untuk pentas di kompetesi Liga Champions sangat besar. Dia berlatih untuk hal tersebut, dan bermain untuk klub sebesar Manchester United bukanlah ide yang susah diterima.

Hasrat Bonucci Untuk Dedikasikan Gelar Liga Champions

0000231504

Juventus sadar akan menghadapi lawan yang bisa dikatakan calon pemenang treble winner, Barcelona di final Liga Champions. Akan bek Juventus Leonardo Bonucci yakin bahwa Bianconeri butuh lebih dari laga sempurna agar bisa menang.

Keinginan Bonucci untuk memenangkan gelar tersebut adalah untuk mengenang tragedi yang pernah menimpah Juventus tiga puluh tahun yang lalu, dimana banyak korban pada saat itu.Tragedi apakah yang menyebabkan Bonucci untuk ingin menang Liga Champions ?

Tragedi Heysel yang terjadi pada tahun 1985 silam, memang masih sangat membekas di ingatan publik Turin. Bagaimana tidak? Insiden yang melibatkan suporter Juventus dan Liverpool itu merupakan catatan pahit bagi keduanya, karena begitu banyak korban yang berjatuhan pada waktu itu.

Hal itulah yang membuat pemain bertahan Si Nyonya Tua,  Leonardo Bonucci, bertekad untuk mempersembahkan gelar Liga Champions kepada para korban Heysel. “Ingatan tentang Heysel menjadi stimulus bagi kami. Kami ingin mempersembahkan kemenangan untuk mereka yang sudah kehilangan nyawa.” kata Bonucci seperti dilansir The Guardian.

Trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, memang akan membuat Barca menjadi lawan menakutkan saat dihadapi Juve di Olympiastadium, Berlin, Jerman, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB.

Trisula MSN itu tampil sangat produktif dengan catatan 120 gol di semua kompetisi yang diikuti oleh Barca. Messi menjadi penyumbang gol terbanyak dengan 58 gol yang dilesakkan di semua ajang.

Dengan dukungan Messi-Suarez-Neymar, pantas kalau Barca menjadi tim favorit. Apalagi, Juve juga harus kehilangan Giorgio Chiellini akibat mengalami cedera betis.

Sementara itu, pelatih Juventus, Maximiliano Allegri mengatakan jika tragedi tersebut telah menjadi catatan kelam bagi sejarah sepakbola. “Heysel telah menjadi catatan kelam bagi sejarah sepakbola. Bukan hanya bagi Juventus tapi juga secara keseluruhan,” ujar mantan pelatih AC Milan itu.

Dirinya melanjutkan, jika pihaknya akan selalu mengingat tragedi tersebut. “Bagi kami hal tersebut sangat penting untuk diingat. Kami bersimpati atas semua korban.” katanya.

Chiellini Dipastikan Absen Lawan Barca

chiellinigettyi

Pada hari rabu (3/6/2015) Kubu Juventus belum bisa memastikan kehadiran Giorgio Chiellini di final Liga Champions, karena Giorgio Chiellini mengeluhkan rasa sakit di betis pada kaki kirinya, dan di kabarkan akan menjalani pemeriksaan pada kaki kirinya tersebut

“Giorgio Chiellini akan menjalani pemindaian hari ini (Kamis) setelah mengalami cedera paha dalam latihan di hari Rabu,” demikian pernyataan resmi UEFA melalui akun Twitternya.

dan kini Dua hari menjelang final Liga Champions, Juventus yang di sebut Bianconeri itu mendapat kabar buruk, karena Tes yang dijalani pemainya yang bernama Giorgio Chiellini bek dari juve itu untuk memeriksa cederanya tidak memberi hasil positif sehingga dia dipastikan absen pada saat melawan Barca pada hari Sabtu (6/6/2015) nanti.

Chiellini gagal menuntaskan sesi latihan bersama Juventus pada Rabu (3/6/2015) kemarin waktu setempat. Dia diduga mengalami cedera pada paha sebelah kirinya.
Hari Kamis (4/6/2015) ini, Chiellini menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kadar cederanya. Hasil tes menunjukkan kabar terburuk untuk Juve kalau ada otot pemainya Chiellini yang robek.

“Giorgio Chiellini menjalani tes menyusul masalah di betisnya yang didapat di sesi latihan kemarin. Tes menunjukkan bahwa otot soleus di kaki kirinya mengalami robek tingkat pertama, sehingga dia tidak akan bisa tampil di pertandingan lawan Barcelona,” demikian bunyi pernyataan di situs resmi Juve.

Absennya Chiellini dari pertandingan melawan Barca pada Sabtu (6/6/2015) akan jadi kehilangan dan kerugian  besar untuk Bianconeri. Giorgio Chiellini  adalah kunci solidnya pertahanan Juventus hingga bisa mencapai final, dengan total cuma ada tujuh gol bersarang di gawang Juventus.

salah satu kunci Juve untuk menghentikan serangan dari Lini depan Barca lewat Trio lini depan mereka Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, Juve harus melakukan pertahanan yang kuat dan kokoh tentunya memerlukan peran dari bek yang baik seperti Giorgio Chiellini   .

karena pertahanan yang kokoh menjadi salah satu kunci keberhasilan Bianconeri menembus final. Dalam perjalanannya menuju final, Juve cuma kebobolan tujuh gol.

Persentase kemenangan Juve tanpa Chiellini juga cuma sebesar 45,5%. Sementara bersama Chiellini, persentase kemenangan Juve mencapai 71,1%. Demikian seperti dikutip dari Opta.