Kekeceawaan Lampard Tak Bisa Ikuti Gaya Gerrard

0000228204

Hengkang dari Chelsea dan melawat ke New York City, dan kini menjadi status pemain pinjaman di Manchester City ia adalah Frank Lampard.Mantan kapten Chelsea ini mulai angkat bicara tentang kepergian Steven Gerrard meninggalkan English Premier League musim depan.

Frank Lampard mengisyaratkan kekecewaannya karena tak bisa mengikuti langkah Steven Gerrard yang bisa melakukan seremoni perpisahan dengan layak pada Liverpool dan para fansnya di Stadion Anfield.

Gerrard mendapatkan gelar Guard of Honour pada laga Liverpool kontra Crystal Palace, Sabtu (16/05). Ia juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan plus Lap of Honour. Sebab, laga itu menjadi laga terakhirnya bersama The Reds di Anfield. Ia akan meninggalkan klub Merseyside itu di akhir musim ini menurut Sbobet .

Sementara itu Lampard sudah hengkang dari Chelsea, klub yang ia bela sejak tahun 2001, di akhir musim lalu. Namun, tak ada seremoni seperti layaknya Gerrard. Gelandang 36 tahun itu pun akhinya mengungkapkan bahwa ia merasa sedih tak bisa mengucapkan salam perpisahan secara layak pada para pendukung The Blues.

“Saya hengkang melalui pintu belakang di akhir musim lalu. Saya tentu lebih memilih untuk angkat kaki dari pintu depan,” tutur Lampard seperti dilansir Daily Mail.

“Sebenarnya hal itu bisa menjadi momen yang menyenangkan. Kepergian itu mungkin merupakan hal yang egois. Saya ingin melakukannya di akhir pertandingan terakhir saya. Tapi tak seperti itu cara sepakbola bekerja. Anda tak bisa menunjuk dan memilih segalanya untuk bisa berakhir sempurna,” keluh pemain New York City FC ini.

Sedangkan Gerrard akan memainkan laga terakhirnya di Anfield ketika timnya menjamu Crystal Palace akhir pekan ini, sebelum ia menutup 17 tahun karirnya bersama tim Merseyside untuk pergi ke Amerika Serikat dan membela LA Galaxy.

“Saya merasa seperti itu ketika ada banyak pemain yang pergi dari klub. Tidak ada yang merasa lebih buruk daripada suporter, ketika anda mencintai klub. Namun hal tersebut selalu jadi faktor yang bagus. Klub ini terlalu besar untuk tidak bisa bangkit lagi. Ini mungkin takkan terjadi dalam waktu yang singkat, namun siapa tahu? Saya berharap demikian,” jelas Gerrard pada The Mirror.